Saat memasuki masa pubertas, seorang remaja wanita akan mengalami menstruasi. Sebagian besar wanita mungkin taka sing dengan kata tersebut. Tentunya sebagai orang tua yang memiliki buah hati berjenis kelamin wanita, pasti akan ditanyakan mengenai apa itu menstruasi.

Menstruasi sendiri jika kita telisik kedalam bahasa teori medis adalah perubahan fisiologis yang terjadi didalam tubuh wanita. Perubahan tersebut dipengaruhi oleh dua hormone yang ada didalam tubuh yakni hormone esterogen dan hormone prostegeron. Kedua hormone ini sangat mempengaruhi kondisi organ reproduksi wanita.

Haid kata lain dari menstruasi akan selalu terjadi pada setiap wanita yang telah memasuki masa pubertas. Dan menstruasi akan berlangsung selama 35-45 tahun serta akan terjadi setiap bulannya dengan rentang waktu 28-35 hari. Terkadang ada wanita yang baru mengalami menstruasi setelah memasuki hari ke 40 dari periode menstruasi sebelumnya.

Kapan Anak Perempuan mengalami Haid dan Berapa Lama Haid Berlangsung?

Pertanyaan ini mungkin akan ditanyakan oleh anak gadis anda yang akan memasuki masa menstruasi. Dimana ia akan bertanya kapan ia akan mengalami mesntruasi dan selama apa ia akan mengalaminya. Menstruasi sendiri akan terjadi ketika wanita telah memasuki masa pubertas. Masa pubertas sekitar dari usia 8-15 tahun.

Tak perlu panik, jika anak gadis anda belum mendapatkan menstruasi meskipun usianya sudah memasuki 13-14 tahun. Karena biasanya menstruasi baru akan terjadi saat anak anda sudah memasuki usia 15 tahun, dan kondisi ini masih dalam kondisi yang normal.

Haid yang terjadi akan berlangsung selama 3-7 hari. Dan akan kembali terjadi 28-35 hari berikutnya. Kondisi menstruasi pun tidak akan pernah terjadi di tanggal yang sama antara bulan sebelumnya dengan bulan berikutnya. Menstruasi tersebut bisa datang lebih awal ataupun datang lebih lambat.

Mengapa Anak Harus Diberi Tahu Mengenai Apa Itu Menstruasi?

Anak gadis memang wajib diberi tahu oleh orang tua, terutama ibu mengenai kondisi menstruasi yang akan dialaminya. Anda dapat menjelaskan mengenai proses menstruasi kepada anak dengan bahasa santai dan tentunya supaya anak anda mengerti tentang menstruasi tersebut.

Tak perlu takut untuk menjelaskan persoalan ini. Karena hampir semua wanita akan mengalami kondisi menstruasi. Serta jangan memberi tahu kondisi menstruasi ketika anak sudah memasuki fase menstruasi. Karena ditakuti anak akan merasa khawatir dengan kondisi tersebut.

Bagaimana menjelaskannya?

Anda bisa menjelaskan menstruasi dengan memberi tahu mengenai apa itu menstruasi. Misal, “menstruasi adalah keluarnya dari alat kelamin wanita. Darah yang keluar bukanlah luka dari benturan atau luka dalam yang terjadi. Melainkan proses alami peluruhan dinding rahim dari sel telur yang tidak dibuahi oleh sperma laki-laki. Jika sel telur dibuahi, maka kamu bisa hamil.” Itulah sedikit contoh yang bisa anda berikan kepada sang buah hati.

Berilah penjelasan dengan bahasa yang ia mudah mengerti. Jelaskan juga mengenai apa itu dinding rahim, sel telur, dan sperma. Sehingga anak akan mengerti, jangan sampai pertanyaan tersebut anak tanyakan kepada teman-temannya. Lebih baik anda yang memberi tahukannya mengikuti saran http://id-optimis.org/.

Mungkin anda akan merasa bingung ketika anak anda melontarkan pertanyaan seperti itu. Maka anda bisa menjelaskan pemahaman anda tentang apa itu menstruasi. Jangan sampai anak gadis anda takut dalam mengalami menstruasi yang sebenarnya akan mereka alami.

Jelaskan juga bagaimana harus membersihkan darah, dan fungsi dari pembalut itu sendiri. Sebaiknya anda sudah dapat memberikan penjelasan detail mengenai menstruasi kepada anak anda. Hal ini dilakukan, agar anak tidak salah paham tentang menstruasi itu sendiri.