Mungkin sebagian anak kecil sangat merasa ketakutan jika disunat dengan asalan sakit, namun nyatanya manfaat sunat sangat besar, terutama untuk menjaga kesehatan Mr P agar terhindar dari berbagai macam infeksi dan penyakit.

Sunat ataupun khitan adalah tindakan untuk memotong atau menghilangkan sebagian atau seluruh kulit penutup depan dari Mr P, sunat biasanya dilakukan pada seorang pria yang akan menginjak usia balig, namun bisa juga dilakukan ketika sudah menginjak dewasa.

Akan tetapi jika seorang pria disunat ketika sudah memasuki usia dewasa pasti akan merasa malu untuk melakukannya dan ada baiknya sunat dilakukan ketika seorang pria baru dilahirkan dengan alasan tidak memberikan rasa sakit ketika sudah besar.

Berikut Ini Adalah Manfaat Sunat Bagi Kesehatan Pria

Mencegah Dari Kanker Mr P dan Prostat

Manfaat sunat yang pertama adalah bisa mencegah seorang pria untuk terserang dari kanker Mr P dan prostat, bahkan seorang pria yang tidak disunat akan menimbulkan risiko menyebabkan kanker penis sekitar 20 kali lebih sering dibandingkan dengan pria yang tidak disunat.

Hal sebaliknya akan dialami oleh seorang pria yang sudah disunat karena diketahui lebih jarang mengalami kanker Mr P dibandingkan dengan seorang pria yang tidak disunat. Tidak cukup sampai disitu saja karena wanita yang memiliki pasangan pria yang sudah disunat lebih kecil kemungkinannya terkena kanker serviks.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa pria yang disunat saat baru lahir tidak ada yang menderita kanker Mr P. Selain itu seorang pria yang tidak disunat bisa menderita kanker prostat dengan risiko yang lebih besar sekitar 50% sampai 100% dibandingkan dengan pria yang disunat.

Mencegah Penyakit Menular Seksual

Manfaat sunat selanjutnya adalah untuk mencegah penyakit menular seksual seperti penyakit raja singa contohnya, akan tetapi jika Anda sering berhubungan seks dengan banyak pasangan mungkin hal ini mungkin bisa saja menyerang Anda.

Dan ternyata pria yang tidak disunat akan mengalami risiko sampai 2 hingga 4 kali untuk mengalami infeksi menular seksual seperti herpes kelamin, sipilis, HPV dibandingkan dengan seorang pria yang sudah disunat.

Dan seorang pria yang tidak disunat memiliki risiko HIV lebih besar dibandingkan dengan pria yang telah disunat, hal ini bisa terjadi karena penyakit menular seksual lebih rentan menyerang pada pria yang tidak disunat.

manfaat sunat pria

Mencegah Balanitis

Manfaat sunat selanjutnya adalah untuk mencegah balanitis, lalu apakah Balanitis itu? Ya Balanitis adalah infeksi yang dapat membuat seorang pria mengalami pembengkakan, iritasi, rasa ketidak nyaman dan peradangan pada Mr P dan biasanya sering terjadi pada seorang pria yang belum disunat.

Diketahui seorang pria bisa mendapatkan balanitis pada usia berapa pun. Namun jika seorang pria disunat maka tidak mungkin untuk mengalami hal tersebut.

Apakah Sunat Memiliki Risiko?

Ya, ternyata sunat memiliki risiko akan tetapi tidak sampai mengakibatkan kefatalan jika dilakukan dengan dokter profesional, dan dibawah ini adalah beberapa kemungkinan risiko yang terjadi saat sunat.

Infeksi

Infeksi jarang terjadi karena dokter menggunakan teknik steril untuk melakukan prosedur. Sebagian besar infeksi yang disunat adalah ringan dan mudah diobati dengan antibiotik.

Namun jika ada infeksi pasti ada tanda-tanda infeksi seperti: berubah warna menjadi kemerahan, keluar nanah, nyeri, dan pembengkakan di sekitar sayatan, atau demam. Jika Anda memperhatikan tanda-tanda ini maka hubungi dokter.

Terjadi Pendarahan

Ini lebih mungkin terjadi bila anak mengalami gangguan pendarahan, oleh karena itu penting untuk memberi tahu dokter tentang riwayat pendarahan atau pembekuan keluarga.

Sangat jarang, pembuluh darah kecil mungkin tersumbat selama prosedur berlangsung, namun dalam kebanyakan kasus, perdarahan ini akan berhenti dengan sendirinya, tapi sesekali jahitan dibutuhkan.

Resiko yang terkait dengan Anestesi

Anestesi lokal sangat aman, namun terkadang bisa menyebabkan memar, pendarahan, atau iritasi kulit, namun hal ini sangat jarang terjadi dan biasanya hal ini bisa menyebabkan ritme jantung tidak teratur, masalah pernapasan, dan reaksi alergi. Biasanya hal ini terjadi karena pasien yang memiliki masalah medis lainnya.

Kerusakan pada Mr P

Dalam kasus yang jarang terjadi, kepala Mr P bisa terluka saat disunat. Namun, tindakan pencegahan dokter hampir selalu mencegah hal ini terjadi.